Senin, 31 Januari 2011

" Hasil Audisi Ngawi Indie Compilation 2011"

12 Band yg lolos audisi :


*THE SHAPIRE* *FUNKSEAT *
*GREEN SUMMER* *AUTHEMATIC*
*FRED BALL*
*END OF SHOPOMORE* *ROMANTIC*
*3 EYES*
*PLANKTONE* *FELLOWNY*
*THE MEDICINE*
*SQUAD BOMBER*




Selamat Guys....lanjutkan perjuangan kalian...semangat...!!!!!!!


Jumat, 28 Januari 2011

Link For Musik Indie Indonesia


Semua file yang terlampir link / gambar ini semata-mata hanya
bentuk promosi, bahan evaluasi dan ungkapan saling memberi.
Indie Showbiz tidak tergabung dalam kegiatan maupun mendukung aksi
pembajakan dan hak cipta yang ada tetap milik pihak yang bersangkutan.

PLEASE SUPPORT THE BAND(S) BY PURCHASING THE ORIGINAL CD/CASSETTE!

link: http://www.indieshow.biz/

Kamis, 27 Januari 2011

Ngawi Music Community: NGAWI INDIE COMPILATION 2011

Ngawi Music Community: NGAWI INDIE COMPILATION 2011: "Brit Music Studio & Recording Wanted 10 Band For Album ' NGAWI INDIE COMPILATION 2011' AUDISI Live Studio 30 JANUARY 2011 at BRIT music St..."

NGAWI INDIE COMPILATION 2011



Brit Music Studio & Recording Wanted 10 Band For Album " NGAWI INDIE COMPILATION 2011"
AUDISI Live Studio 30 JANUARY 2011
at BRIT music Studio & Recording,Jl Teuku Umar Barat 2 NGAWI.
10 am-till drop
List Band for Audition :

1. SHAPIRE
2. PLANKTONE
3. Mr KIDZ
4. GREEN SUMMER
5. NEXUS 4
6. THE N.Y.U.R
7. BOMBER
8. E FORBIA
9. PROTEUS
10.FUNKSEAT
11.MAMOX THE BASTARD
12.ELECTRIC ERROR
13.SUN FLOWER UNIVERSITY
14.ANGEL FROM NIGHTMARE
15.SQUAD BOMBER
16.ATHEMATIC
17.FELLOWNY
18.END OF SHOPOMORE
19.ROMANTIC

Let's Play Your Music Guy's......!!!!


KEEP FIGHT....!!!!!

Sabtu, 24 Juli 2010

Prisa Adinda Arini Rianzi




Nama Lengkap Prisa Adinda Arini Rianzi
Nama Prisa
Tempat lahir Jakarta
Tanggal Lahir 1988-01-06
Group Band Sekarang Vendetta
Group Band Terdahulu Zala, Dead Squad
Side Project Morning Star
Discography (brief) Prisa - Prisa (2008)


Style Metal, Shred, Pop, all around
Endorsement Jackson Guitars
Gear Jackson DKMG archtop, Martin, PRS, Jackson RR
Website www.prisarianzi.com
Band Favorit As I Lay Dying
Bermain Musik Sejak SMP (2001)
Kewarganegaraan Indonesia
Profesi Musisi Profesional
Tempat Tinggal Jakarta Selatan
Pengalaman Menarik Guest star Edane, The Titans, additional Sheila On 7


Prisa yang sejak tahun 2001 dikenal sebagai salah satu female rock guitarist ternyata baru berusia 20 tahun.. tepatnya kelahiran 6 Jan 1988 asal Padang (bokap Padang, nyokap Lampung/Palembang).

Salah satu penyebab Prisa mulai tertarik dengan musik pada masa kecilnya adalah karena adanya piano yang nganggur di rumahnya. Waktu itu Prisa baru kelas 3 SD dan usianya juga baru 7 tahun, namun Prisa berusaha untuk memainkannya walaupun kakinya belum bisa mencapai pedal piano tersebut. Kebetulan suatu hari ketika teman kakaknya datang ke rumahnya... Prisa kepergok sedang mencoba memainkan piano tersebut. Tergerak hati teman kakaknya untuk mengajarkan sedikit basic tentang permainan piano, waktu itu yang berusaha diajarkan adalah chord.

Di luar dugaan teman kakaknya tersebut sempat kaget dengan cepatnya daya tangkap Prisa terhadap pelajaran piano yang diberikan. Sejak itu teman kakaknya tanggap jika Prisa memang berbakat musik dan menyarankan orangtua Prisa untuk memberikan les piano kepada Prisa. Pada usia 8 tahun akhirnya Prisa diberikan les privat piano. Ternyata les privat yang diberikan malah bukan piano, namun "electone" (sejenis piano). Les privat electone tersebut berjalan sampai Prisa berusia 10 tahun. Prisa kemudian mengembangkan permainan electonenya ke piano secara otodidak, Prisa mencoba membawakan lagu "Entertainer" & "Fur Elize" (Beethoven) versi dia sendiri.

Sesudah lulus SD Prisa masuk ke Asrama Pelita Harapan (PH), di PH setiap pulang sekolah murid diwajibkan mengambil salah satu les. Kemudian Prisa langsung memilih piano tanpa ragu-ragu. Kebetulan teman sekamarnya mengambil les piano juga. Ternyata permainan piano Prisa jauh lebih berkembang dibanding teman sekamarnya itu, temannya pun sempat gusar dan kemudian pindah ke alat musik gitar akustik. Guru Prisa sempat senang dengan perkembangan Prisa di permainan pianonya. Namun Prisa pun merasa kehilangan teman main musik, ketika dia melihat gitar temannya yang tergeletak di kamar tersebut... Prisa pun menjadi penasaran dengan alat musik gitar tersebut dan kemudian curi-curi main gitar tersebut.

Di suatu hari Prisa kepergok temannya ketika sedang mencoba memainkan gitar tersebut, Prisa kemudian dilarang oleh temannya itu agar tidak pernah lagi menyentuh gitarnya. Akhirnya di detik itu juga Prisa bertekad belajar gitar untuk menyaingi temannya yang galak tersebut. Waktu itu Prisa baru SMP kelas 2, Prisa sangat displin belajar gitar mulai saat itu dan berhenti memainkan piano. Prisa pun kemudian berusaha belajar sendiri melalui buku-buku musik yang tersedia di toko buku, seperti MBS (Music Book Selection). Dari situ Prisa memperlajari bentuk-bentuk chord gitar.

Proses belajar gitar akustik tersebut hanya berlangsung sampai Prisa lulus SMP berhubung sibuknya aktifitas Prisa di SMA 1, tepatnya akhir tahun 2001. Prisa pun langsung melirik gitar elektrik yang menurutnya kelihatan lebih keren. Akhirnya Prisa membeli gitar elektrik pertamanya yaitu Fender Stratocaster mexico hasil patungan dengan orangtuanya untuk mengejar cita-citanya tersebut.

Ketika Prisa beranjak 15 tahun (sekitar tahun 2003), Prisa berusaha membentuk grup bandnya sendiri. Waktu itu Prisa baru kelas 3 SMA dan sempat keluar-masuk di beberapa band.. akhirnya Prisa berhasil membentuk band pertamanya, sebuah band pop cewek bernama: Daijyobu. Di band ini Prisa berperan sebagai gitaris dan vocalis. Tembang yang dibawakan pada saat itu adalah "No Such Thing"nya John Mayer dan beberapa tembang dari "Incubus".

Melihat bakat yang terus mengalir begitu saja, Prisa kemudian membuat sebuah band Rock'n'Roll + Punk Rock bernama "Morning Star". Saat itu band ini khusus membawakan covernya Living End. Ide nama Morning Star itu berasal dari artinya "Lucifer" (di kamus berarti: Bintang Fajar). Band tersebut berpersonil 6 orang, Prisa memainkan gitar akustik dan vokal.

Kesukaan Prisa mendengarkan musik metal ternyata tidak berakhir begitu saja, pada tahun 2004 Prisa membentuk band modern metal bernama Zala yang membawakan tembang-tembang yang hits pada saat itu seperti Killswitch Engage, God Forbid, As I Lay Dying, Avenged Sevenfold, dll. Sejak adanya band inilah Prisa mulai mendapatkan sound distorsi yang diidam-idamkan selama ini, diiringi perkembangan teknik bermain gitar Prisa yang sangat pesat. Bersama band ini juga Prisa sempat menulis beberapa lagu metal karya mereka sendiri. Nama Prisa cukup dikenal di scene underground bersama Zala. Band ini cukup menyita perhatian lantaran isi personelnya cewek semua. Tapi tidak hanya sekedar menjual image saja, skill mereka juga tidak kalah sama band-band cowok. Di tengah kesibukan bersama band Zala, Prisa menyempatkan diri untuk menulis lagu popnya.

Tahun 2006 bisa dibilang sebagai tahun emasnya Prisa dimana karirnya kian sukses. Pada akhir tahun 2005 Prisa untuk pertama kalinya berkenalan dengan Mayzan (pemilik komunitas gitar Gitaris.com) & Andreas Laratsemi (Clinician Audio Interior Musisi.com) di toko Melodia Musik. Untuk pertama kalinya Mayzan bertemu dengan seorang gitaris cewek yang mampu memainkan musik metal dengan sangat tegas dan baik. Prisa kemudian diajak bergabung ke komunitas gitaris online: www.Gitaris.com, di sana Prisa banyak mendapat teman baru dan belajar tentang permainan guitar soloing beserta equipmentnya. Sebelumnya Prisa hanya menguasai teknik ritem gitar. Kedatangan Prisa di komunitas ini juga mendapat sambutan baik dari para member Gitaris.com karena minimnya gitaris cewek di Indonesia. Atas saran Diaz (admin Gitaris.com) Prisa kemudian terpilih sebagai model untuk design website Gitaris.com di masa mendatang, disetujui oleh sebagian besar para member Gitaris.com. Pemotretan pun akhirnya dilakukan pada bulan Februari 2006.

Tidak lama kemudian Prisa memperoleh gitar metal pertamanya yaitu: Fender Telecaster Flathead Custom Shop (Slipknot Signature). Pada bulan Maret 2006, band Zala mendapat kesempatan untuk tampil di acara Java Jazz (JHCC - Senayan). Tidak lama kemudian Prisa juga tampil di harian Kompas 23 April 2006 (mengenai Gitaris.com), disusul talk show di Global TV bersama Mayzan juga mengenai Gitaris.com di bulan July 2006.

Selain menjadi model Gitaris.com, ternyata Prisa juga cepat menjadi teman akrab Mayzan karena persamaan dalam selera musik yaitu musik metal. Persahabatan pun berlangsung dan Prisa sempat menjadi murid Mayzan selama hampir 3 tahun. Prisa banyak memperoleh teknik shred soloing seperti vibrato, arpeggio, alternate & sound guitar dari Mayzan, seperti yang dapat kita saksikan di channel youtube Prisa membawakan beberapa lagu Megadeth, Paul Gilbert & Marty Friedman. Semangat Prisa bermain gitar makin menjadi-jadi sejak saat itu... jam latihan bermain gitar Prisa pun makin meningkat. Mayzan akhirnya menyadari bahwa kemampuan vokal dan song writing Prisa ternyata cukup baik dan berbakat. Saat itu Prisa sempat kehilangan semangat & hampir gantung gitar karena jenuh, namun karena dukungan dari Mayzan.. Prisa akhirnya bangkit lagi dan merekam beberapa demo lagu pop dan metalnya di studio Mayzan.

Tidak lama kemudian Prisa membuat lagu pop pertamanya yang berjudul "Hancurkan Aku" yang rencananya merupakan salah satu lagu di album pop mendatangnya. Pada bulan Juni 2006 Prisa kemudian tergabung dalam band metal baru bernama Dead Squad. Di band ini ia bermain dengan salah satu gitaris dari keluarga Audi: Stevie Item, yang juga digawangi oleh Bonny (ex-Tengkorak, ex-vessel) sebagai bassist dan Andyan (ex-Siksa Kubur) sebagai drummer.

Pada suatu hari secara kebetulan Mayzan berkesempatan berkenalan dengan produser Denny Chasmala karena Mayzan menjual sebuah efek mini Korg Pandora. Berbekalkan penampilan dan begitu banyak bakat musik yang dimiliki Prisa, Mayzan kemudian memperkenalkan permainan gitar Prisa kepada Denny Chasmala. Kemudian Mayzan bersama Andre Harihandoyo juga memperkenalkan Prisa kepada Eet Sjahranie (Edane), Eross (Shiela On 7) & Mudya (redaktur majalah Gitar Plus). Di luar dugaan permainan gitar, kemampuan vokal, song writing dan penampilan Prisa begitu menarik perhatian mereka. Prisa kemudian kebanjiran job, pada bulan Juli Prisa mendapat kehormatan untuk berkolaborasi dengan salah satu maestro gitar Indonesia, Eet Sjahranie dalam penampilan band Edane di acara bergengsi PRJ membawakan tembang "Cry Out" dan "Kaulah Ibliz".

Selain itu ia juga tampil bersama Abdee Slank di sebuah klinik dan dikontrak selama 2 bulan sebagai additional gitaris dan backing vocal untuk 'band sejuta copy', Sheila On 7, yang baru ditinggal salah satu gitarisnya. Selanjutnya Prisa juga sempat tampil di SCTV dan TVRI bersama Shiela On 7 dan kemudian tour selama 1 bulan dari Jawa Timur hingga Malaysia bersama Shiela on 7 (promo tour album 507). Di negara tetangga tersebut Prisa sempat diwawancara oleh beberapa majalah dan stasion televisi terkemuka dan bermain di depan anak raja Malaysia.

Band metal (Zala) yang dibentuk Prisa terpaksa divakumkan karena jadwal manggung yang sudah sangat padat. Prisa akhirnya memutuskan untuk berhenti dari dunia pendidikan akademis dan memilih untuk terjun sebagai musisi profesional.
Sepulang dari Malaysia, project solo album Prisa langsung digarap oleh produser ternama Denny Chasmala yang rencananya akan dirilis melalui label Aquarius. Di tengah kesibukan rekaman tersebut Prisa juga sempat menjadi cover majalah Gitar Plus edisi 07/2006, menjadi cover majalah HAI edisi "Sekarang Giliran Anak Metal" dan tampil di majalah MTV Trax edisi 11/2006 di column GirlDoYouRock.

Pada bulan Sept 2006, Prisa juga menjadi demonstran untuk produk kabel bergengsi: Analysis Plus selama 4 hari berturut-turut bersama Irvan Askobar di Balai Kartini (Pameran Audio Hi-End: CHEX) sebagai penyanyi dan gitaris. Pada akhir tahun 2006 Prisa juga tampil bersama Mayzan membawakan karya Marty Friedman (Elixir) di sebuah acara gathering akbar Gitaris.com di Pondok Indah.

Atas dukungan Mayzan pula pada bulan Juli 2007 Prisa akhirnya diendorse oleh pihak Jackson Guitars. Ia dikontrak untuk menggunakan gitar Jackson DKMG Arch Top. Sebuah gebrakan yang sangat fenomenal mengingat ia adalah gitaris Indonesia pertama yang diendorse oleh Jackson.

Akhir tahun 2007, Prisa memutuskan keluar dari DeadSquad dan membentuk band metal yang seluruh personelnya wanita. Band itu dinamakan Vendetta. Di band ini Prisa juga sudah mulai memainkan gitar 7-string. Hingga awal tahun 2008 Prisa lebih sering terlihat di tv sebagai bintang tamu dalam sejumlah penampilan band-band papan atas tanah air seperti J-Rocks, Samsons, dan The Titans. Tidak lama kemudian album solo pop Prisa dengan album self title "Prisa" juga dirilis Aquarius Records dalam format CD & kaset.

* Data menarik seputar Prisa (2006 Jan) Terpilih sebagai Miss Gitaris.com
* (2006 Mar) Tampil bersama Zala di Java Jazz
* (2006 Apr) Tampil di harian Kompas 23 April 2006 dalam artikel mengenai Gitaris.com
* (2006 Mei) Talk show (Prisa + Mayzan) di GlobalTV dalam liputan mengenai Gitaris.com
* (2006 Jun) Tampil bersama Sheila On 7 di Panggung World Cup sebagai additional vocal
* (2006 Jul) Tampil bersama Edane sebagai guest gitaris di PRJ (membawakan 2 lagu)
* (2006 Jul) Tampil bersama Abdee Slank dalam sebuah klinik
* (2006 Jul) Model cover majalah Gitar Plus
* (2006 Jul - Ags) Additional gitar+vocal Sheila On 7 (Promo tour album 507) hingga ke Malaysia
* (2006 Ags) Model cover majalah HAI edisi "Sekarang Giliran Anak Metal"
* (2006 Sep) Demonstran (bersama Irvan) untuk produk kabel Analysis Plus selama 4 hari di Balai Kartini
* (2006 Nov) Tampil di majalah Trax edisi 11/2006 di column 'GirlDoYouRock'
* (2006 Des) Duet bersama Mayzan di acara gathering Gitaris.com membawakan lagu Elixir dari Marty Friedman
* (2007 Jan) Gitaris.com di O-Chanel menampilkan Prisa
* (2007 Jan) Majalah Audio Pro menampilkan profil & wawancara Prisa
* (2007 Feb) Gitaris.com di Black In News Trans 7 menampilkan Prisa
* (2007 Mar) Koran Tempo menampilkan profil Prisa.
* (2007 Ags) Tampil sebagai guest vocal + gitar J-Rocks untuk single Kau Curi Lagi
* (2007 Okt) Interview di O-Chanel
* (2007 Okt) Bintang tamu di 4 Mata (Trans 7) edisi Gitaris bersama Eet Sjahranie, Tohpati, dan Dewa Budjana
* (2007 Des) Bintang tamu di acara Belum Cukup Gede (Trans 7)
* (2008 Jan) Liputan khusus Prisa di GlobalTV.
* (2008 Feb) Guest star dalam penampilan band Samsons
* (2008 Feb) Artikel khusus Prisa sebanyak 6 halaman di majalah HAI
* (2008 Mar) Guest star dalam tur penampilan The Titans di Palembang
* (2008 Apr) Prisa tampil sebagai presenter untuk acara Inbox (RCTI)


Username Mayzan
Join Date 2001-07-20
Nama Lengkap Mayzan
Nama Mayzan
Tempat lahir Pematang Siantar
Tanggal Lahir 1974-4-12
Messenger ID m_a_y_z_a_n (Yahoo Messenger)
Discography (brief)

Gitar Klinik 2, Kinwie - Synthetic (as solo guest)

Style Rock, Metal, Classical, Shred.. apa aja yang melodic, thematic, asik hehe
Endorsement Analysis Plus




Gear

Ibanez LA Custom Dino Cazares 7-String (Used in Fear Factory's Demanufacture Tour), Jackson Custom Made for Marty Friedman (Used in Megadeth's Risk Tour), Starfield Richie Kotzen L.A Custom Electric Joy, Jackson Explorer, Grover Jackson Harry Cody, Jackson Warior Custom Shop WR1 Gun Metal Grey, Ibanez Alex Skolnick 540PII-HHDY, Jackson USA Demon Orphan NAMM Winter '06 Custom Shop, Jackson Randy Rhoads Ferrari Custom, Jackson Firebird Snakeskin, Fender: Stratocaster 1971 & 1966, Telecaster 1967, ENGL Invader 150 amplifier with Soldano cabinet, Soldano SLO-100, Marshall JMP50 1972 and custom Mesa Boogie Lonestar Special 1x12 combo amp.

Website http://www.mayzan.com
Instrument Yang Mampu Dimainkan Gitar
Gear Lainnya

Seymour Duncan pickups: PATB3 Blues Saraceno, JB, El Diablo, Brobucker, Seth Lover 50th Anniversary, Distortion, Pearly Gates & Jazz, Dimarzio Twang King, Jackson Active pickup with 3 band EQ, 010 Colorful DR Strings & custom D'Addario Strings for drop tuning, 1.5 mm Dunlop Tortex Sharp Picks, T.C.Electronics G Force, Digitech Whammy WH-1 pedal, A/DA Flanger, DOD250 grey, Zvex Fuzz Factory, Axon AX-100, Wah pedal: Electro Harmonix & Maxon.

Pengaruh Musikal Marty Friedman & Uli Jon Roth
Band Favorit Divine Heresy, old Fear Factory, Arch Enemy, Children Of Bodom, Mnemic, Vince Neil Band, Decapitated, Nocturnal Rites, Poison (all time fav) & Nevermore
Musisi Favorit Marty Friedman, Javier Bassino, Uli Jon Roth & Jason Becker
Musisi Yang Dikagumi Jeff Loomis, Steve Stevens, Yngwie Malmsteen, Michael Schenker, Brian May
Musisi Senior Lokal Yang Berpengaruh Eet Sjahranie & Balawan
Musisi Muda Yang Dikagumi Ponco Satrio, Irvan, Adien & Firman
Lagu Favorit Tears Of An Angel & Devil Take Tomorrow (Marty Friedman), End Of The Beginning & Seranna (Jason Becker).
Album Favorit All Marty Friedman, Jason Becker, Gus.G, Arch Enemy & Uli Jon Roth albums, Divine Heresy - Bleed The Fifth, Fear Factory - Digimortal, Fear Factory - Demanufacture & Children Of Bodom - Are You Dead Y
Bermain Musik Sejak 1986
Bermain Musik Sejak Mendengarkan Black Cat - Cacophony (Marty Friedman & Jason Becker)
Konser Pertama Yang Dikunjungi Klinik Andy Timmons pertama di Hard Rock Cafe Sarinah
Sedang Mendengarkan Cacophony & Perpetual Burn, Slipknot - Psychosocial, Yngwie - Concerto album (8/2008)
Kewarganegaraan WNI donk! I love Indonesia!
Profesi Webmaster+webhoster of MartyFriedman.com (ex-Megadeth), MichaelAmott.com (Arch Enemy), Gus-G.com (Firewind/Nightrage/Mystic Propechy - ex-Dream Evil), Mnemic.com, JavierBassino.com, & VanessaMae.com,
Tempat Tinggal Kebun Jeruk, Jakarta
Golongan Darah A
Tinggi/Berat 170cm
Pengalaman Buruk Suka digosip yang aneh2 sama orang yang tidak kenal aku ;))
Proses Belajar Otodidak
Hobby Guitars, Photography, Internet & Computer Technology, Nonton
Minat Astronomy
Warna Favorit Biru
Acara TV Favorit Twenty Four serial
Movie Favorit Resident Evil, Lord Of The Rings, Saw, Sunshine, The Day After Tomorrow, Aliens, Rockstar, Catch Me If You Can
Makanan/Minuman Favorit Padang, Kepa, Kudu2, Durian, Rambutan
Negara Favorit Praque
Paling Benci When I broke my nails, bore with my guitar playing, bore with every CD I owned,
Cita-cita Memajukan dunia pergitaran, punya gitar banyak hahaha
Motto Enjoy your life, because life is so short
Hal Yang Dikesali Banyak yang ngaku2 musisi, tapi kerjanya jelek2in musisi lain (ini gua kutip dari quote member lain buahaha)
List Friend
  • reggi tirtakusumah
  • ----) YAI (----
  • denydeth
Kali ini yang kami tampilkan tidaklah asing lagi bagi Anda yang sering posting di forum & milis Gitaris.com. Mayzan adalah pendiri Gitaris.com sekaligus perintis web gitaris di Indonesia. Mayzan bermain gitar sebagai seorang hobby player sejak di SMA sekitar tahun 1988 bersama teman gitarnya Kinwie(yang profilnya juga ditampilin di website ini). Musik yang disukai saat itu adalah Cacophony (Marty Friedman/Jason Becker), Duran Duran, Firehouse, dan masih banyak lagi. Marty Friedman adalah gitaris favorit Mayzan sejak tahun 1988. Berhubung Mayzan & Kinwie masih sekolah & belum memiliki penghasilan pada saat itu, maka gitar elektrik yang pertama dimiliki Mayzan adalah Prince & Kinwie menggunakan Aria Pro II. Pada tahun 1992 Mayzan pindah dari Sumatera Utara ke Jakarta.

Pada tahun 1992-1995 Mayzan sempat lebih serius memperlajari electric guitar & memiliki gitar branded pertamanya (Ibanez RG550). Di samping itu Mayzan juga memiliki band metal bersama teman gitarnya Wiwik Wibowo yang sering memainkan lagu covernya Megadeth, Yngwie Malmsteen, Jason Becker, Vinnie Moore, Extreme & Dream Theater. Pada tahun 1994 Mayzan menggunakan gitar 7 senar (Ibanez Universe UV77 Multicolor ala Passion & Warfare Steve Vai) untuk band tersebut. Mayzan juga sempat mempelajari & menggunakan electric violin ZETA sekitar tahun 1995-1996. Berhubung Mayzan merasa kesulitan mendapatkan personil band yang baik & kesempatan untuk masuk dapur rekaman, maka Mayzan memutuskan untuk lebih berkonsentrasi di dunia bisnis.

Pada akhir tahun 1997 Mayzan mengundurkan diri dari dunia musik & belajar sedikit tentang Internet dari seorang kolektor jem bernama Della Abdullah (member Gitaris.com juga) & mulai terjun ke dunia internet. Pada tahun itu juga Mayzan membeli nama domain VanessaMae.com, MartyFriedman.com & YngwieMalmsteen.com, yang rencananya akan dibuat menjadi fansite. Mayzan akhirnya membuat website unofficial(fansite) untuk Marty Friedman yaitu: www.MartyFriedman.com (tahun 1999) & violinist techno-fusion asal Inggris: Vanessa-Mae (www.vanessamae.com tahun 1997 yang hampir menjadi Official Sitenya pada tahun 2001). Mayzan sudah sempat dihubungi oleh EMI Music Inggris (manager Vanessa-Mae yang bernama Andy Melchior) untuk melebur www.VanessaMae.com menjadi website resminya www.Vanessa-Mae.com. Namun kerjasama tersebut gagal karena 5 bulan kemudian Vanessa-Mae memutuskan untuk mengundurkan diri dari management EMI dan pindah ke label lain. Pada akhir tahun 1999 Mayzan akhirnya memilih untuk serius dalam memulai bisnis Web Hostingnya di Internet (www.techscape.co.id)

Pada sekitar tahun 2001 Mayzan merasakan sulitnya mencari informasi tentang gitar & gitaris di web-web Indonesia. Akhirnya timbul keinginan Mayzan untuk membangun sebuah komunitas gitaris di Indonesia. Akhirnya pada tgl 3 May 2001 Mayzan baru kesampaian membuat portal web gitar bernama "DewaGitar.com". Pada bulan Nov 2001 nama DewaGitar.com diganti menjadi Gitaris.com, berhubung nama DewaGitar.com sendiri lebih mencerminkan image seorang Guitar Hero barat. Mayzan menggantikan nama tsb menjadi Gitaris.com dengan tujuan agar gitaris lokal/Indonesia juga dapat ditampilkan di website ini tanpa ada kesan bahwa gitaris Indonesia telah diexpose secara berlebihan.

Pada tgl 22 May 2002, Marty Friedman menghubungi Mayzan di kediamannya di Kebun Jeruk (Jakbar) untuk bekerjasama dalam membangun website officialnya: www.MartyFriedman.com. Selanjutnya Mayzan & Marty Friedman berkomunikasi melalui telepon, email & Yahoo Messenger. Sebelumnya website resmi ini akan ditangani oleh seorang penggemar Marty yang berasal dari Canada yang juga sempat membangun fansite www.MartyFriedman.net. Berhubung penggemar ini adalah seorang wanita dengan keterbatasannya terhadap security & pengetahuan internet, maka Marty akhirnya memilih Mayzan sebagai orang yang tepat untuk membangun website resminya. Beberapa hari kemudian Mayzan mulai merancang design, programming & mengalokasikan space untuk hosting file-file website tsb. Mayzan & Marty Friedman kemudian bekerjasama untuk mengumpulkan data sebanyak mungkin, misalnya: biography, diskografi beserta seluruh album yang pernah Marty rekam!, foto-foto Marty dari berbagai sumber misalnya majalah, foto-foto pribadi Marty, foto dari fans, foto dari website lain, dsbnya. Hasilnya sungguh di luar dugaan... kini website Marty merupakan website artis yang memiliki foto galeri terbesar! Dengan jumlah foto di atas 650! Website resmi Marty Friedman untuk pertama kalinya online pada bulan July 2002. Mayzan kemudian memperoleh gitar Jackson pertama dari pemberian Marty Friedman pada tgl 1 Sept 2002. Beberapa bulan kemudian kontrak antara Marty Friedman dengan perusahaan gitar Jackson berakhir. Marty sempat memutuskan untuk memilih merk ESP atau Fender sebagai gitar signature berikutnya, tetapi Mayzan lebih merekomendasikan merk Ibanez berhubung menurut Mayzan dari segi market & promosinya, Ibanez akan lebih menguntungkan Marty sebagai seorang player rock. Ternyata di luar dugaan, ide Mayzan tsb diterima oleh Marty dan kini Ibanez sedang membuat gitar Marty Friedman signature yang direncanakan akan launch pada bulan Maret 2005.

Pada tanggal 26 Agustus 2002 Mayzan dihubungi oleh Steve Stevens (ex-Michael Jackson & Vince Neil Band, saat ini di band Billy Idol) untuk merancang ulang website resminya www.SteveStevens.net. Beberapa hari kemudian Mayzan mulai merancang design, programming & mengalokasikan space untuk hosting file-file website tsb. Mayzan akhirnya menyelesaikan website resmi tersebut sekitar bulan Sept 2002. Sayang sekali, pada tgl 15 Oct 2002 Steve Stevens bentrok dengan manajemennya & mengakibatkan gagalnya kerjasama antara Mayzan & Steve Stevens dalam pembuatan website resmi tersebut.

Dalam kesibukan hidupnya di dunia bisnis internet, Mayzan selalu menyempatkan dirinya untuk mengupdate website Gitaris.com (walaupun waktunya sudah sangat minim sekali berhubung mayoritas waktunya dihabiskan untuk bisnis Web Hostingnya, keluarga & mengelola www.MartyFriedman.com). Komunitas Gitaris.com berjalan dengan perkembangannya yang cukup lambat berhubung website ini hampir sepenuhnya (95%) dikerjakan oleh Mayzan & tidak mendapatkan dukungan dana dari pihak manapun. Website ini sempat dibantu oleh beberapa anggota Gitaris.com, namun sampai saat ini belum didapati seorang editor sukarelawan yang tetap. Bagaimanapun Gitaris.com telah mengadakan beberapa kali pertemuan anggota (Gathering) & menyelenggarakan lelang gitar & gitar klinik di TC Squares bersama perkumpulan kolektor gitar lainnya. Setiap kali acara ini diadakan, tentu akan diumumkan di forum & milis Gitaris.com

Pada tahun 2004 Mayzan mendapat tawaran dari seorang produser Musica Records untuk mengisi kaset & CD Kompilasi Gitar Klinik 2. Mayzan akhirnya memutuskan untuk menggunakan salah satu lagu yang ditulis pada tahun 1997 untuk almarhum Ibunya berjudul "Innerfire Symphony" yang mencerminkan semangat Ibunya dalam melawan penyakit kanker yang dideritanya. Mayzan mengerjakan aransemen lagu ini dengan perangkap komputer sangat yg sederhana, dikerjakan dengan soundcard biasa & software-software seperti Guitar Pro & Reason dibantu oleh teman akrabnya Kinwie. Mayzan akhirnya mengajak Marty Friedman sebagai Guest Solo untuk mengisi 8 bar terakhir di akhir lagu. Lagu ini selanjutnya direkam & dimixing di studio Ronnie Zhabreaks. Ronnie Zhabreaks sebelumnya juga meng-engineer album 170 Volt milik Edane. Kaset & CD Gitar Klinik 2 kini sudah dapat dibeli di toko musik terdekat Anda.

Pada bulan April 2004, Mayzan juga bekerjasama dengan seorang gitaris dari band "Fahrenheit" bernama: Javier Bassino untuk membangun website mereka: www.FahrenheitOnline.net & www.JavierBassino.com. Warna musik yang dibawakan Fahrenheit adalah Glam Rock ala Skid Row, Firehouse ataupun Bon Jovi. Belakangan ini Fahrenheit juga berpartisipasi dalam kompilasi "Tribute To Firehouse" membawakan tembang "Sleeping With You".

Pada bulan Oct 2004, Mayzan membangun sebuah studio professional bernama New Wave di rumah tinggalnya yang terdiri dari: Control Room, Vocal Booth & Live Studio. Dengan ukuran sekitar 200 meter dilengkapi perangkat DAW Protools. Beberapa sample yang direkam di studio ini dapat didengar di Halaman Demo.

Pada bulan Mar 2005, Mayzan juga membantu seorang gitaris dari band metal "MNEMIC" bernama Mircea Gabriel Eftemie dalam pengembangan website www.mnemic.com. Mayzan akhirnya menjadi webmaster sekaligus webhoster resmi band beraliran Fusion Future Metal ini. Silakan click di sini untuk melihat profil Mircea Gabriel (Mnemic).

Pada tahun 2006, Mayzan juga memaintain website gitaris berikut ini: DinoCazares.com (Asesino/Brujeria - ex-Fear Factory), ChristianOldeWolbers.com (Fear Factory), MichaelAmott.com (Arch Enemy) dan Gus-G.com (Firewind/Nightrage/Mystic Propechy - ex-Dream Evil).